Forever Blog

Even superheroes need a life

Mengejar pepesan Kosong Yang Sama

Well, beberapa waktu yg lalu gw nemu dvd Breakfast at Tiffany’s di Ratu Plaza, bukan apa-apa gw doyan banget lagu temanya… MoonRiver apalagi yang pas dibawain Dave Koz di album at the movie-nya, jadi pengen main saxophone-nya.

Di film jebolan tahun 60-an itu ada audrey hepburn dan si pemimpin A-Team yang kala itu masih muda, George Peppard berdua mereka mengejar pepesan kosong yang sama…. seperti kata lagunya “We’re After the same……. Rainbow’s end”

Sekarang dua-duanya udah mati…. kebayang gak sih kalo sampe mati ternyata kita mengejar pepesan kosong? Amit-amit Naudzubillah…. 

Cocoklah kalau film ini jadi film klasik, seru & lucu dan mengingatkan gw agar tidak selalu mengejar pepesan kosong, tapi juga ngejar pepesan yang isian juga…..

Tiffany

March 30, 2008 Posted by yokifs | Save Faris | | 5 Comments

Jadi Artis

Wah Van Alloy BigBand manggung di Java Jazz!!!!!!

Bulan lalu kita beneran jadi artis di salah satu festival Jazz kelas dunia, thanks to Mas Sony yang koneksinya bisa menyeret kita masuk ke pertunjukan ini.  Untung kita sudah cukup punya banyak koleksi lagu, jadi waktu yang mepet (baru tau bakal manggung disana 2 minggu sebelum jadwalnya!!) bisa diakalin. Bermodal sekitar 9 lagu easy jazz pack model fly me to the moon, how high the moon dll, tampillah kita dengan diperkuat beberapa doping di trumpet, bass dan gitar. Kita juga dapet bantuan vocal dari gank Zinia, yang meski baru 2 kali latihan bareng kayanya langsung klop ama kita

Yang serunya kita jadi bisa nonton seluruh acara 3 hari back2back cukup dengan bermodalkan id badge.

id java jazz

Gw sempet nonton james ingram, ron king bigband, manhattan transfer and babyface…. all for free

Ini sedikit foto Ray Parker Jr. yang bawain lagu wajib para pemburu hantu “Ghostbuster”

 ghostbuster1.jpg

March 30, 2008 Posted by yokifs | Save Faris | | 2 Comments

25 Best Sci Fi

Beberapa waktu yang lalu pernah ada 25 Best Sci fi dibahas di yahoo, sebagai penggemar Sci Fi gw penasaran pengen ngeliat penilaian orang akan pelem2 sci fi yang ada. Mari kita liat penilaiannya, dan pendapat gw soal top 25 list ini, kalo no comment bisa berarti 2 hal, satu buruk banget ga pantas ada di list atau gw ga pernah nonton….

25. V

Serial tentang penjajahan mahluk reptil akan bumi ini pertama gw tonton di TV3 taun 87 dulu pas SD. Ga terlalu tertarik, tapi karena cukup klasik, ok laa kalo dikasi di no 25

24. Galaxy Quest

Rasanya pernah nonton parodi star trek kayanya, no further comment

23 Dr. Who,

                                                       22. Quantum Leap,

quantumleap_l.jpg

What? one of the best TV series dengan latar belakang perjalanan waktu dibungkus  drama yang asyik, humor yang lucu yang membuat cerah minggu sore kita di medio awal 90-an waktu serial ini diputar di RCTI cuma dikasih no 22? Oo C’mon, they deserved better laa malahan pantas di Top 10

 21. Futurama

Simpsons versi Sci Fi? ga pernah nonton siy, tapi oke laaa, tapi masa siy film ini lebih tinggi dari Quantum Leap? Anjir!!!! Gak mau gw, gak mau….. Gw Gak Mau!!!!!!!

20. Star Wars Clone Wars Gak pernah tau ada serial ini

 

 

 starshiptroopers_l.jpg

19. Starship Troopers

O yes setuju, kisah para “sersan peluru” , infanteri, pasukan yang duluan mati tapi dikemas dalam versi masa depan melawan serangga-serangga kurang ajar yang menyerang koloni bumi di angkasa, ada doogie howser MD jadi ahli strategi perang. Sayang sequelnya Starship Troopers Heroes of Federation jele’ bener. Dulu pernah ada kisah serupa dalam bentuk serial : Space Above and Beyond yang sayangnya cuman 1 season aja. Keliatannya satu atau dua abad ke depan manusia akan mengalami masa-masa seperti ini, terpaksa berbagi resources dengan aliens yang konsekuensinya: perang! Sebelum akhirnya kita bersekutu dengan alien-alien lain dan menguasai semesta di era star trek abad 24-an

18. Heroes,  ok dhe mereka pantas masuk Top 25, malah karena masih bisa berkembang ceritanya,  serial ini bisa naik peringkatnya sampai Top 10

17.Eternal Sunshine of Spotless Mind, Udah beli DVDnya tapi bln ditonton

16. Total Recall, Pernah masuk buku Filosofi di dunia sci fi siy, tapi gw rasa ga pantes masuk list

15. Firefly/Serenity

14. Children of Men, lagi diputer di HBO, kok gw miss yah ada Sci Fi masuk top 25 list apa ga turun di bioskop sini?

 terminator_l.jpg

13. Terminator/Terminator 2 , Ok lah dulu baru nemu ada ide mahluk balik ke masa lalu buat nyelametin anak yang berperan penting di masa depan, kudunya dia stop sampai yang ke-2, ga usah ada ke-3 malah katanya mau ada ke-4? Kalo kata gw mah cocoknya sequel Terminator itu Matrix, jadi John Connor itu Neo yang pertama dan dituntaskan oleh Keanu sebagai Neo generasi ke-6. Hehe masiy inget, dulu nonton T-2 itu di Studio 21 Bandung di Lingkar Selatan taun 91, pulangnya naik angkot Binong, udah malem tinggal sorangan di Angkot, gimana kalau angkotnya berubah jadi T-1000? T-2 emang rasanya keren banget waktu itu dengan Soundtracknya “You Could be Mine” dari Gun’s n Roses dengan tagline-nya: 10 years ago they send a machine from future to kill Sarah Connor. Sekarang Sarah Connor Chronicles udah ada serialnya

backfuture_l.jpg

12. Back to The Future

Menyebalkan, film sci fi paling favorit gw cuma ditaruh di no 12? Well film pertamanya yang telat masuk Indonesia (diproduksi 1985, masuk Indo 1991 pas udah jaman 21 studio) so inspiring me, sampe2 waktu SMA gw pernah bikin Novel Back To the Future versi Toelalieth, kelas gw

11. Lost,

10.The Thing, pernah nonton waktu keci, ga asyik mahluknya bisa dibunuh pake api, ga pantes top 10

09. Aliens, ok ini emang film Alien yang paling seru diantara ke-3 lainnya

08. Star Trek The Next Generation

startrek_l.jpg

Ooo setuju banget, malah harusnya Top 5, diputer minggu siang juga dulu setelah Quantum Leap

7. ET

Ok, malah harusnya juga Top 5

6. Brazil

5. Star Trek III, tauk ya tapi kalo Star Trek ga ada Picard dan kawan-kawan kata gw mereka cuma jadi B-movie, gw emang ga pernah suka Star Trek yang original

4. X-Files

Oke, 90an adalah era X-file, tapi mereka cuma seru sampai season3-4 selebihnya udah kaya sinetron yang dipanjang-panjangin, pantas di Top 10 tapi ga pantas di Top 5

xfiles_l.jpg

3. Blade Runner, nope ga pantes di top 25 apalagi dapet kehormatan top3

2.  Battlestar Galactica, meskipun serial baru stock lama tetap gw ga merasa mereka pantes masuk top 25 apalagi jadi Runner up

1. The Matrix

matrix_l1.jpg

Yup, sesuai perkiraan gw, Di akhir abad 20 dan awal abad 21 ini, film ini cocok jadi no. wahid di jagat Sci Fi, kalau… tidak ada sequelnya hehehe. Cukup Matrix saja sebetulnya sudah memenuhi semuanya, kadar imajinasi, aksi, cerita, special effect, tapi kalau ga ada sequel rasanya kurang juga, ya kayak makan makanan enak ga bisa nambah…

 

 

January 18, 2008 Posted by yokifs | Resensi | | 4 Comments

Badminton di Tengah Minggu

Well, salah satu hiburan gw di tengah minggu adalah jadwal main badminton bareng temen2 Petrolog, Kantor gw yang lama many many years ago…. Kami main tiap Rabu jam 5 ampe jam 8 pulang kantor. Tempat mainnya lumayan jauh dari kantor , di kalibata , belakang Kalibata Mall.

Ini dia personilnya dengan skala skill 1 sampai 5

andri1.jpg 

Andri : Teknik 3, Stamina 3, Netting 2, Gaya 5

asep.jpg 

Asep: Teknik 4, Stamina 3, Netting 4, Gaya 3

edi.jpg 

Edi : Teknik 4, Stamina 3, Netting 3, Gaya 3

 tirta.jpg

Tirta: Teknik 3, Stamina 4, Netting 4, Gaya 4

 edy.jpg

Eddy: Teknik 3, Stamina 5, Netting 2, Gaya 5

 rudy.jpg

Rudy: Teknik 1, Stamina 2, Netting 1, Gaya 2

 triyadi.jpg

Triyadi: Teknik 2, Stamina -1, Netting 3, Gaya 4

gimin.jpg

Gimin: Teknik 5, Stamina 4, Netting 4, Gaya 2

 yoki.jpg

Yoki: Teknik 3, Stamina 1, Netting 2, Gaya 5

personil.jpg

 Hehehe, menang ga penting, yang penting keringet n’ ledek2annya.   Aturan mainnya 1 set aja  sampai point 30 yang duluan menang,

Habis main paling asyik adalah mesan indomie buatan si Umi….

umi.jpg

Ini dia Indomie  dan the manis terenak di dunia, iya laaa setelah 3 x main dan tewas, semua yang masuk mulut rasanya enak benerrrrr

mie.jpg

January 18, 2008 Posted by yokifs | Save Faris | | 2 Comments

Columbia’s Seconds to Disaster

Uugh, sengaja pulang kantor jam 3.30 biar bisa nonton tayangan National Geographic, Seconds to Disaster episode Columbia’s last flight. Acaranya mulai jam 4.00, n ternyata Sentral Senayan ke Rumah bisa ditempuh dalam 1/2 jam saja kalau tidak macet (baca: pasar tumpah fly over kebayoran lama keparat itu belum aktif), n emang jalanan jam segitu belum terlalu padat.

columbia entering atmosphereSeconds to Disaster memang salah satu acara fave gw, disini kecelakaan-kecelakaan dibahas dan diinvestigasi secara menarik, mungkin karena tampilannya visual kali ya? Nah episode kali ini ceritanya salah satu pesawat ulang alik NASA, Columbia (1979-2003) disintegrate berkeping-keping sekembali dari misinya di Bulan Februari 2003.  Awalnya sih ga ada yang aneh, misi sudah berlangsung lebih dari sepuluh hari, cuaca saat itu cerah, pesawat sudah dalam proses kembali ke bumi dan sudah melakukan manuver standar untuk menembus atmospher. Udara panas hasil gesekan pesawat dengan atmosphere terlihat membara di ujung-ujung kedua sayap.

Mendadak pusat kendali di darat melihat thermostat pesawat menunjukkan angka temperatur yang tinggi, tapi hal ini mereka anggap instrument failure belaka dan wajar terjadi selama proses kembali ke atmosphere. Anggota keluarga para astronout sudah siap menyambut di lapangan pendaratan. It’s eleven minutes to go ketika Columbia tidak menjawab panggilan ” Houston to Columbia…., Houston to Colombia….”

Para awak Columbia bahkan tidak sempat berkata” Houston, we have a problem!”

Pesawat ulang alik itu terlihat pecah berkeping-keping, kepingannya jatuh di sekitar wilayah Texas, ada yang nimpa mobil, ada yang hampir kena orang mancing. It’s the second space shuttle disaster NASA  ever had after Challenger exploded in 1986.

Investigation Board pun dibentuk. Dugaan awal mereka adalah terorisme, yah biasalah waktu itu kan habis 9-11, tapi dugaan itu cepat dimentahkan oleh data-data yang ada. Tim investigasi melihat bukti bukti awal thermostat  yang mencatat kenaikan temperatur yang tinggi, dan menduga ada udara panas yang masuk ke dalam pesawat. Tapi pertanyaannya dari mana udara panas itu masuk? Pesawat diselubungi oleh lapisan tahan panas.

Mereka melihat catatan di awal peluncuran, ternyata para engineer NASA sudah mengidentifikasi ada sebuah bantalan busa seukuran koper dan seberat bola basket yang terlepas dan menabrak sayap pesawat pada kecepatan tinggi. Mereka sudah menduga ini bisa jadi masalah, dan mengusulkan untuk membuat foto satelit begitu pesawat tiba di orbit untuk mengecek kerusakan. Tapi usulan ini ditolak management NASA yang berpendapat proses tersebut bisa menimbulkan penundaan misi, ternyata kongres sudah mengancam untuk memotong budget bila misi tidak dilakukan tepat waktu.

Tim investigasi melakukan percobaan dengan menembakkan busa seukuran tadi ke lapisan pelindung panas sayap pesawat, dan ternyata benar lapisannya bolong!

Begitulah sequence of event which lead to disaster:

a. Busa insulasi terlepas dan menabrak sayap pesawat, ketika pesawat diluncurkan

b. Lapisan pelindung panas di sayap pesawat berlubang

c. Pada saat pesawat memasuki atmospher, udara panas memasuki lubang di pelindung panas

d. Telemetri mencatat kenaikan temperatur yang tidak wajar

e. Columbia meledak berkeping-keping

Well, jadi siapa yang salah? wakaka jangan cari siapa yang salah, tapi apa yang salah. Tim investigasi mengeluarkan beberapa rekomendasi antara lain NASA harus memperbaiki safety management systemnya karena terlihat peringatan dari engineer yang meskipun kompeten tapi nun jauh di pojok workshop sana tidak bisa terlihat penting oleh management. Selain itu secara engineering busa insulasi ditiadakan di semua pesawat ulang alik untuk menghindari terulangnya peristiwa, juga ada satu prosedur standar tambahan yaitu semua pesawat ulang alik harus di foto satelit sebelum kembali ke atmosphere untuk melihat apa ada kerusakan.

Nah begitu episode Seconds to disaster kali ini, sebagai tambahan ternyata pada saat ground test pertama Columbia ini juga makan korban 2 orang tewas keracunan gas, Kutukan? wakaka bukanlaa, sekali lagi ini masalah management safety.  Management NASA mengakui kekurangan mereka, dan setuju untuk melakukan semua rekomendasi dari Tim Investigasi. Management NASA juga mengundang konsultan behavior safety untuk mengukur safety culture di organisasi mereka, mungkin kapan-kapan ntar kita bahas masalah safety culture di NASA ini.

January 8, 2008 Posted by yokifs | safety | | 4 Comments

Stephen King masih sulit Difilem-in

Tadi malem baru nonton 1408, sengaja pilih midnite biar suasananya makin   mencekam. Ceritanya seperti biasa, ada tokoh penulis, ada cerita hantu, hmmm tapi kok ga ada setting daerah maine ya? Malah settingnya LA dan NY. Oke intinya si tokoh utama (John Cussack), seorang penulis yang skeptis model-model Scully-nya X file, sehari hari selalu mencari kamar-kamar hotel yang spooky buat dibikin reviewnya. Intinya mah dia mau nyepele-in, ” yaah begini mah kagak serem” kira-kira gitulah, sampai dia melewatkan sebuah malam di kamar 1408 Hotel Dolphin, NY. 

Sampai separuh pertama, film ini masih menghentak syaraf ngeri, terutama waktu Cussack baru masuk  ke kamar walau sudah diperingatkan oleh manager Hotel (Samuel L. Jackson)  bahwa, ”The room is evil” . Tapi seperti film-film berdasarkan novel stephen king lainnya, ujungnya kedodoran. Terutama setelah si kamar,  beraksi mengganggu? menakut-nakuti? ah mungkin kata yang cocok adalah menghantui Cussack. Entah kenapa dari sejak zaman nonton It  rasanya semua film berdasarkan novel stephen king jadi kedodoran di akhir, terutama setelah hantu/roh jahat/evil nya muncul dan beraksi, coba aja inget It, waktu hantunya masih berujud badut, malah serem abis, eh begitu di akhir malah berubah jadi laba-laba raksasa yang ga ada serem2nya.

       

Beda banget ama kalo baca novel-novelnya, rasanya sampe abis sensasi   kengerian tetap terjaga. Mungkin karena sebenarnya di karya-karya King, intinya bukanlah si penyebab kengerian,  melainkan kengerian menunggu si penyebab yang lebih utama. Jadi begitu penyebab kengeriannya muncul dalam bentuk visual di film, komentar pertama kita adalah, segini aja nih yang bikin ngeri?

Selain itu salah satu yang bikin gw sebel di 1408 adalah waktu the evil room mulai menyerang masalah-masalah pribadi si tokoh utama yang sangat privacy, seperti membuat putri si tokoh yang telah mati seolah-olah hidup kembali untuk kemudian mati lagi. Tauk yak, gw mah sebel kalo ada hantu nyerang soal-soal kayak gitu,  secara logika mana bisa si hantu tau pikiran si tokoh utama? Jin aja ga tau masalah gaib kan? Buktinya mereka nggak tau kalau nabi Sulaiman sudah meninggal sebelum rayap menggerogoti tongkatnya dan sang nabi terjatuh, hehehe

Tapi kata temen gw si boyke, orang barat sangat sensitif masalah privacy, jadi kalau ada yang bisa menyerang privacy mereka, wah itu ngeri sekali. Gw jadi inget satu tulisan  seorang expatriate di Jakarta Post, tentang betapa orang Indonesia bisa menanyakan masalah privacy, seperti, “Sudah nikah belum?” atau “Anaknya sudah berapa”  atau masalah sex, atau agama dengan entengnya kepada orang yang baru dia kenal. Beda banget sama orang barat yang gak suka ditanya masalah itu, dan  kalo baru kenal orang paling ngajak ngobrolnya masalah cuaca, atau hewan peliharaan. Tapi kata si expat dia pernah ke rumah sebuah pasangan yang baru dia kenal, yang kebetulan punya kucing dan sepanjang dia namu disana, all that the couple talk about is that DARN CAT! hehehe ternyata doi juga kangen obrolan kurang ajar model orang Indo.

January 6, 2008 Posted by yokifs | Resensi | | 2 Comments

Enter Forever

Hola, akhirnya gw bikin blog juga.

January 5, 2008 Posted by yokifs | Save Faris | | 3 Comments